Dukung Perkembangan Industri Satelit di Asia-Pacific

Indosat Turut Serta Dalam International Conference APSAT 2010


Keterangan Photo 1:
Indosat Dukung APSAT 2010 – Sebagai bentuk komitmen Indosat untuk terus mengembangkan industri telekomunikasi termasuk industri satelit di Indonesia dan Asia-Pasifik secara umum, Indosat berpartisipasi dalam konferensi internasional Asia-Pacific Satellite Communication Systems (APSAT) 2010 yang berlangsung di Hotel Nikko Jakarta (10/6). Tampak dalam gambar, Group Head Satellite & Submarine Indosat, Prastowo M. Wibowo (tengah) bersama para narasumber dan pembicara saat membahas mengenai perkembangan satelit di Indonesia dan Asia Pasifik dalam konferensi APSAT 2010 yang dihadiri oleh lembaga telekomunikasi internasional, penyedia jasa satelit, pengguna jasa satelit, para profesional serta institusi pemerintah.

Keterangan Photo 2:

Indosat Dukung APSAT 2010 – Sebagai bentuk komitmen Indosat untuk terus mengembangkan industri telekomunikasi termasuk industri satelit di Indonesia dan Asia-Pasifik secara umum, Indosat berpartisipasi dalam konferensi internasional Asia-Pacific Satellite Communication Systems (APSAT) 2010 yang berlangsung di Hotel Nikko Jakarta (10/6). Tampak dalam gambar, Group Head Satellite & Submarine Indosat, Prastowo M. Wibowo saat memberikan presentasinya dalam konferensi APSAT 2010 yang dihadiri oleh lembaga telekomunikasi internasional, penyedia jasa satelit, pengguna jasa satelit, para profesional serta institusi pemerintah.

Jakarta, 16 Juni 2010 – Sebagai bentuk komitmen Indosat untuk terus mengembangkan industri telekomunikasi termasuk industri satelit di Indonesia dan Asia-Pasifik secara umum, Indosat berpartisipasi dalam konferensi internasional Asia-Pacific Satellite Communication Systems (APSAT) 2010 yang berlangsung di Hotel Nikko Jakarta (10/6). Acara yang diselenggarakan oleh Asosiasi Satelit Indonesia (ASSI) ini dibuka oleh Budi Setiawan, Direktur Jendral Postel, Kementrian Komunikasi dan Informatika dan dihadiri oleh lembaga telekomunikasi internasional, penyedia jasa satelit, pengguna jasa satelit, para profesional serta institusi pemerintah.

Dengan mengambil tema “The Role of Satellite Communications to Support USO”, APSAT kali ini bertujuan untuk membahas dan menganalisa kesempatan dan tantangan dalam industri satelit, kondisi pasar satelit serta kegunaannya di Indonesia dan Asia-Pasifik sekaligus strategi dalam memasarkan layanan komunikasi satelit dalam memenuhi berbagai tuntutan di wilayah regional termasuk daerah-daerah terpencil.

APSAT sendiri merupakan acara tahunan yang diselenggarakan untuk berbagi update perkembangan industri telekomunikasi satelit nasional, networking dan business opportunity di kalangan pelaku industri satelit. APSAT 2010 merupakan konferensi yang diselenggarakan untuk kesembilan kalinya. Dalam konferensi ini, Indosat berkesempatan untuk menyampaikan materi terkait dengan perkembangan industri satelit di Indonesia yang disampaikan oleh Prastowo M. Wibowo, Group Head Satellite & Submarine Indosat.

“Penerapan Universal Service Obligation (USO) di Indonesia membutuhkan layanan komunikasi satelit dengan coverage yang lebih luas, dimana sebagian besar wilayah pedesaan terletak di daerah pelosok dan terpencil. Mendukung program pemerintah dan sejalan dengan tujuan perusahaan untuk memberikan layanan telekomunikasi yang lebih baik, Indosat telah meluncurkan Satelit PALAPA-D di bulan Agustus 2009. Satelit PALAPA-D merupakan wujud komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik dengan teknologi yang lebih canggih kepada pelanggan” demikian disampaikan Prastowo M. Wibowo dalam sambutannya.

Satelit PALAPA-D Indosat diproduksi oleh Thales Alenia Space France (TAS-F) yang ditunjuk oleh Indosat sebagai mitra pengadaan. Dengan menggunakan platform Thales Alenia Space Spacebus 4000B3, Satelit PALAPA-D  memiliki kapasitas lebih besar dibandingkan PALAPA-C2, yaitu 40 transponder yang terdiri dari 24 standar C-band, 11 extended C-Band serta 5 Ku-band, dengan jangkauan mencakup Indonesia, negara-negara ASEAN, Asia Pasifik, Timur Tengah dan Australia. Saat diluncurkan satelit PALAPA-D memiliki berat  4100 kg dan tenaga payload sebesar 6 kW.

”Wilayah Asia secara umum dan Indonesia secara khusus masih memiliki ruang bagi pertumbuhan bisnis satelit, hal ini terkait dengan kondisi geografi yang unik serta semakin berkembangnya tuntutan kebutuhan telekomunikasi dan layanan broadcasting. Kerjasama antara para pelaku bisnis dalam industri satelit sangat penting dalam mendukung perkembangannnya ke depan. Indosat sebagai penyedia layanan jaringan telekomunikasi terintegrasi siap untuk memberikan layanan satelit bagi para pelanggan”, demikian Prastowo menutup sambutannya.

 

Tentang Indosat
Indosat adalah penyelenggara telekomunikasi dan informasi terkemuka di Indonesia yang memberikan layanan jasa selular (Mentari, Matrix dan IM3), jasa telekomunikasi tetap atau jasa suara tetap (seperti jasa SLI yaitu SLI 001, SLI 008 dan FlatCall 01016,  jasa fixed wireless yaitu StarOne dan Indosat Phone). Indosat juga penyelenggara jasa data tetap (MIDI) bersama-sama dengan anak perusahaannya yaitu, Indosat Mega Media (IM2) dan Lintasarta. Indosat juga menjadi pelopor penyedia  layanan seluler 3.5 G dengan teknologi HSDPA untuk pascabayar maupun prabayar. Saham Indosat tercatat di Bursa Efek Indonesia (IDX:ISAT) dan saham dalam bentuk American Depositary Shares tercatat di Bursa Efek New York (NYSE:IIT).

 

Untuk keterangan lebih lanjut hubungi:
Public Relations Indosat
Telp : 62-21-3869614
Fax  : 62-21-30003754
E-mail : publicrelations@indosat.com
Website : www.indosat.com

*****

Advertisements

INDOSAT RESMIKAN GEDUNG SATELIT PALAPA DI JATILUHUR

Satukan Cinta Negeri dengan Layanan Satelit PALAPA-D

INDOSAT RESMIKAN GEDUNG SATELIT PALAPA DI JATILUHUR

INDOSAT RESMIKAN GEDUNG SATELIT PALAPA DI JATILUHUR

Jatiluhur, Jawa Barat, 14 ,Agustus 2009 – Mewujudkan komitmen dan cinta kepada negeri melalui layanan telekomunikasi, PT Indosat Tbk (Indosat) meresmikan Gedung Satelit PALAPA di Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat. Peresmian dilakukan oleh Direktur Kelembagaan Internasional Dirjen Postel Ikhsan Baidirus,  Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, Komisaris Utama Indosat H.E. Sheikh Abdullah Bin Mohammed Bin Saud Al Thani dan President Director & Chief Executive Officer  (CEO) Indosat Harry Sasongko.
Peresmian ini merupakan bagian dari rangkaian rencana perusahaan untuk meluncurkan Satelit PALAPA-D yang akan dilaksanakan di akhir Agustus 2009. Gedung Satelit PALAPA yang baru saja diresmikan akan menjadi lokasi pengendali dan pengawas trafik Satelit PALAPA-D serta pemeliharaan (maintenance) perangkat satelit.
“Peresmian sarana infrastruktur satelit berupa Gedung Satelit PALAPA ini merupakan wujud komitmen kami untuk menyediakan sarana telekomunikasi yang dapat menghubungkan seluruh wilayah Nusantara sekaligus dunia internasional. Kami bangga menjadi operator yang menghadirkan teknologi terkini dari satelit yang kami persembahkan bagi negeri, pelanggan dan masyarakat Indonesia,” demikian disampaikan Harry Sasongko, President Director & CEO Indosat.
Gedung Satelit PALAPA seluas 2.500 m2 ini yang berdiri di areal Stasiun Bumi Indosat di Jatiluhur, Purwakarta, merupakan bangunan dua lantai yang terdiri dari berbagai ruang pengendali dan pengawas, seperti Ruang Control Communication, Ruang Control Satelit, Ruang Base Band & Intermediate Frequency, Ruang Shelter, Ruang Workshop, Ruang Kerja Staf dan Ruang Istirahat.
Ruang Control Communication berfungsi sebagai ruang pengawas dan pengendali trafik, Ruang Control Satelit berfungsi sebagai ruang monitor dan pengendali Satelit PALAPA–D. Sementara itu Ruang Base Band & Intermediate Frequency merupakan ruang pengendali seluruh perangkat kontrol satelit/trafik melalui komputer.
Satelit PALAPA-D merupakan satelit milik Indosat yang akan menggantikan Satelit PALAPA-C2 yang masa operasionalnya berakhir pada tahun 2011 di Slot 113º BT. Indosat telah menunjuk Thales Alenia Space France (TASF) sebagai mitra pengadaan dan peluncuran Satelit PALAPA-D yang akan memiliki masa operasi selama 15 tahun. Berdasarkan Thales Alenia Space Spacebus 4000B3 platform, Satelit PALAPA-D akan memiliki kapasitas lebih besar dibandingkan PALAPA-C2, yaitu 40 transponder yang terdiri dari 24 standar C-band, 11 extended C-Band serta 5 Ku-band, dengan jangkauan mencakup Indonesia, negara-negara ASEAN, Asia, Timur Tengah dan Australia. Satelit PALAPA-D akan diluncurkan pada akhir Agustus 2009, dengan beban 4,1 ton dan tenaga payload sebesar 6.4 kW.
”Peluncuran Satelit PALAPA-D merupakan wujud komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik dan berkesinambungan bagi pelanggan pengguna layanan satelit yang sebagian besar adalah broadcaster televisi, penyedia jasa VSAT serta pelanggan korporat lainnya. Seperti halnya Satelit PALAPA-C2, Satelit PALAPA-D juga akan kami manfaatkan sebagai backbone untuk mendukung layanan Indosat lainnya seperti seluler, telepon tetap dan data tetap,”  tambah Harry Sasongko.
Layanan dari satelit PALAPA-D yang disediakan Indosat antara lain adalah Transponder Lease untuk layanan broadcasting dan cellular backhaul sebagai basic service, VSAT service, DigiBouquet dan Telecast Service sebagai nilai tambah yang semuanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan korporasi dalam komunikasi data dan broadcasting.
Layanan satelit ini melengkapi dan memberikan nilai tambah dari layanan jaringan terestrial dan komunikasi voice dan data.yang telah dijalankan Indosat selama ini. Disamping itu, Indosat juga mengembangkan layanan Internet Broadband via Satellite dan Data Broadcasting untuk distribusi koneksi Internet kecepatan tinggi yang mampu menjangkau wilayah yang tidak tercakup jaringan terestrial.
Segmen pelanggan yang memanfaatkan layanan ini antara lain broadcaster televisi/radio baik lokal, nasional dan internasional, penyedia jasa VSAT lainnya, ISP, dan korporasi sebagai pengguna langsung, serta Indosat Grup sendiri (seluler, fixed telecommunication dan anak perusahaan).

 

Tentang Indosat
Indosat adalah penyelenggara telekomunikasi dan informasi terkemuka di Indonesia yang memberikan layanan jasa selular (Mentari, Matrix dan IM3), jasa telekomunikasi tetap atau jasa suara tetap (seperti jasa SLI yaitu SLI 001, SLI 008 dan FlatCall 01016,  jasa fixed wireless yaitu StarOne dan I-Phone). Indosat juga penyelenggara jasa data tetap (MIDI) bersama-sama dengan anak perusahaannya yaitu, Indosat Mega Media (IM2) dan Lintasarta serta jasa layanan satelit. Indosat juga menyediakan layanan seluler 3.5 G dengan teknologi HSDPA. Saham Indosat tercatat di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya (JSX:ISAT) dan saham dalam bentuk American Depositary Shares tercatat di Bursa Efek New York (NYSE:IIT).

taken from http://www.indosat.com